PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT PADA RELAWAN PALANG MERAH INDONESIA

Ahmat Pujianto, Maria Imaculata Ose, Donny Tri Wahyudi, Nurman Hidaya, Fitriya Handayani

Abstract


Angka kejadian henti jantung di luar rumah sakit (out of hospital cardiac arrest) cenderung tinggi dan kurang dari 40% dari jumlah korban tersebut diberikan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) oleh masyarakat awam. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keterampilan bantuan hidup dasar sangat penting dimiliki oleh masyarakat termasuk juga para relawan. Kesiapsiagaan relawan yang didukung dengan kompetensi yang mumpuni menjadi faktor penting bagi relawan dalam memberikan pertolongan pertama. Pentingnya pengetahuan dan keterampilan bantuan hidup dasar di masyarakat, maka masyarakat termasuk para relawan perlu diberikan pelatihan bantuan hidup dasar. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang merupakan relawan PMI. Kegiatan ini meliputi 2 tahap, diantaranya penyampaian teori/konsep BHD dengan metode ceramah, serta praktik melakukan resusitasi jantung paru (RJP) dan manajemen pembebasan jalan napas pada korban tersedak/chocking. Secara kuantitatif terdapat perbedaan nilai pre dan post test pengetahuan peserta tentang BHD. Untuk aspek keterampilan, rerata nilai peserta setelah pelatihan BHD juga baik. Pelatihan BHD mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta.

 


Keywords


BHD, relawan PMI, kegawatdaruratan

Full Text:

PDF

References


American Heart Association. (2020). Guidelines for CPR and ECC. American Heart Association, 1–32. Retrieved from eccguidelines.heart.org

Bakran, K., Šribar, A., Šerić, M., Antić-Šego, G., Božić, M. A., Prijić, A., … Peršec, J. (2019). Cardiopulmonary resuscitation performed by trained providers and shorter time to emergency medical team arrival increased patients’ survival rates in Istra County, Croatia: A retrospective study. Croatian Medical Journal, 60(4), 325–332. https://doi.org/10.3325/CMJ.2019.60.325

Damansyah, H., & Yunus, P. (2018). Pengaruh Edukasi Keterampilan Basic Life Support Menggunakan Video Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Keperawatan Muhammadiyah Gorontalo. Jurnal Zaitun Universitas Muhammadiyah Gorontalo. https://doi.org/10.7868/s0320930x16050042

Greif, R., Lockey, A. S., Conaghan, P., Lippert, A., De Vries, W., Monsieurs, K. G., … Zideman, D. (2015). European Resuscitation Council Guidelines for Resuscitation 2015. Section 10. Education and implementation of resuscitation. Resuscitation, 95, 288–301. https://doi.org/10.1016/j.resuscitation.2015.07.032

Lontoh, C., Kiling, M., & Wongkar, D. (2013). Pengaruh Pelatihan Teori Bantuan Hidup Dasar Terhadap Pengetahuan Resusitasi Jantung Paru Siswa-Siswi Sma Negeri 1 Toili. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 1(1), 111914.

Putri, A. F., Gunawan, I., Kusumaningrum, D. E., Nurabadi, A., Prestiadi, D., Santoso, F. B., … Hidayati, N. (2020). Improvement of Volunteer Competency through First Aid Training. 508(Icite), 531–534. https://doi.org/10.2991/assehr.k.201214.290

Rahmi, U., & Sulastri, A. (2020). Knowledge of The Health Volunteer Team About Basic Life Support (BLS) At Indonesia University of Education. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(2), 353–357. https://doi.org/10.30994/sjik.v9i2.286

Sasson, C., Rogers, M. A. M., Dahl, J., & Kellermann, A. L. (2010). Predictors of Survival From Out-of-Hospital Cardiac Arrest A Systematic Review and Meta-Analysis. https://doi.org/10.1161/CIRCOUTCOMES.109.889576




DOI: https://doi.org/10.35334/neotyce.v2i2.2724

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats