PENGUJIAN MUTU UDANG WINDU BERDASARKAN TOTAL PLATE COUNT (TPC) BAKTERI Escherichia coli DAN Coliform DI PT. PMMP TARAKAN

Hendra Subarka, Gloria Ika Satriani, Ery Gusman

Abstract


Penanganan produk bahan baku perikanan udang windu yang baik menjadi peranan yang sangat penting bagi manusia. Dengan mengikuti prosedur penanganan yang telah ditetapkan oleh BSNI (Badan Standar Nasionalisasi Indonesia) maka, kita dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh bakteri patogen yang berbahaya. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menganalisa mutu udang windu berdasarkan pengujian TPC (Total Plate Count), Escherichia coli dan coliform. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengunakan Angka Paling Memungkinkan (APM) dan mengunakan perhitungan TPC. Sampel yang akan digunkan yaitu udang windu yang di ambil dari sub player (Pos Penampungan) yang berada pada perusahaan PT.PMMP Kota Tarakan. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa semua sampel udang windu yang dilakukan pengujian, tidak adanya cemaran bakteri E.coli atau negatif bakteri E.coli dalam sampel udang yang diuji. Dalam tingkat pengujian TPC semua sampel masih dibawah ambang batas dari SNI 01-2728.1-2006 yang telah ditetapkan. Di dalam segi pencemaran bakteri coliform didapat 2 sampel yang mengandung kontaminasi bakteri coliform yaitu UD 3 dan UD 7. Namun cemaran bakteri coliform tersebut bukan berasal dari spesies bakteri E.coli.

Keywords


bakteri Escherichia coli;coliform;Total Plate Count (TPC);

Full Text:

PDF

References


Adji, K. 2008. Evaluasi Kontaminasi Bakteri Patogen Pada Ikan Segar di Perairan Teluk Semarang.Tesis.Manajemen Sumberdaya Pantai. Universitas Diponegoro. Semarang.

CDC (Center for Disease Control and Prevention), 005.FAQ.escherichiacoli. ebsite:http://www.cdc.gov/ncidod/dbmd/diseaseinfoescherichiacoli_g.htm.

Hadiwiyoto, S, 1993. Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Penerbit Liberty, Yogyakarta.

Harsojo.2008. Kualitas Udang Yang Dijual Di Pasar Jakarta Selatan Dari Aspek Mikrobiologi. Hayati 14 : 109–112, Jakarta.

Houwing H, 1974. Technical, economic and organizational conditions for an industrial plant for irradiation preservation of shirmps (Technical and Economic Report ITE. No. 85), Commission of the European Communities, Euisotop Offi ce, 11–14. Maha M dan Harsojo, 1984.

Moeliyanto, R., Udang untuk bahan makanan, Lembaga Oseanologi Nasional, LIPI, Jakarta, (1979).

Pracoyo NE et al. 2006. Penelitian bakteriologik air minum isi ulang di daerah Jabotabek. Cermin Dunia Kedokteran 152:37-40.

Rashid, H Ito dan I Ishigaki, 1992. Distribution of pathogenic Vibrio and other bacteria in imported shrimps and their decontamination by gamma irradiation, World Journal of Microbiology and Biotechnology, 8: 494–498.

Sukamto, 1999. Mikrobiologi Dalam Pengolahan Dan Keamanan Pangan. Alumni. Bandung.




DOI: https://doi.org/10.35334/borneo_saintek.v1i1.881

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Borneo Saintek

Diterbitkan oleh:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Gedung Rektorat Lantai 3

Alamat: Jl. Amal Lama No 1, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kalimantan Utara

Email: ubtsaintek@gmail.com