FABRIKASI DYE SENSITIZED SOLAR CELL (DSSC) BERBAHAN DASAR EKSTRAK DAUN KARAMUNTING

Hadi Santoso, Nurrisma Puspitasari

Abstract


Telah dibuat Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) yang mampu mengkonversi cahaya menjadi energi listrik dengan memanfaatkan ekstrak Daun Karamunting (Melastoma malabathricum Linn.) sebagai dye sensitizer dan bahan semikonduktor TiO2 sebagai penyusun elektroda kerja. Ekstrak daun karamunting mampu mengabsorpsi cahaya matahari pada panjang gelombang 490 nm hingga mencapai 3%. Elektroda kerja dibuat dari lapisan TiO2 terdeposisi pada kaca ITO dengan metode doctor blade yang kemudian dilakukan proses perendaman dalam larutan dye ekstrak Daun Karamunting selama 24 jam. Sementara itu disiapkan elektroda pembanding yakni kaca ITO yang dilapiskan dengan black carbon. Antara elektroda kerja dengan elektroda pembanding diberikan elektrolit iodine (I-) dan triiodide (I3-) sebagai pasangan redoks yang menunjang siklus transfer elektron untuk terus berlanjut. Hasilnya menyatakan bahwa DSSC menghasilkan efesiensi sebesar 0,163%.


Keywords


Dye Sensitized Solar Cell (DSSC); Karamunting (Melastoma malabathricum Linn.); Ekstrak Daun Karamunting; Absorbansi Cahaya; Efesiensi Solar Sell

Full Text:

PDF

References


Darwis, D. Basri, S. A., Iqbal. (2016). “Pengawetan Klorofil Daun Katuk Sebagai Zat Pewarna Untuk Bahan Dssc (Dye Sensitized Solar Cell) Dengan Menggunakan Freeze Drying”. Gravitasi Vol. 15 No. 1.

Halme. (2002) Dye-sensitized nanostructured and organik photovoltaic cells : technical review and preliminary tests, Master’s tehsis, Departemen of Engineering Physics and Matehmatics, Helsinki University of Technology, Espoo.

Kook, Lee Jin, Jeong Bo-Hwa, Jang Sung-il, Kim Young-Guen, Jang Yong-Wook, Lee Su-Bin, Kim Mi-Ra. (2009), “Preparations of TiO2 pastes and its application to light-scattering layer for dye-sensitized solar cells”.,Journal of Industrial and Engineering Chemistry 15 724-729.

Moorhty, M. K., Kumar, D.V.A., & Reddy, J.N. (2008). ”Control of Grid Connected PV Cell Distributed Generation Systems”, IEEE Region 10 Conferences, 18 - 21 November 2008, Hyderabad, India.

M. Ahmadi, M.R. Ghasemi, and H.H. Rafsanjani, Journal of Material Engineering, 5, 87-93 (2011).

Nuresti, S., Baek, S.H and Asari, A. (2003): Chemical Components of Melastoma Malabathricum. ACGC Chemical Research Communications. 16: 28 – 33.

Nurrisma P, Nurul A.S, Gatut. Y, Endarko. 2017. “Effect of Mixing Dyes and Solvent in Electrolyte Toward Characterization of Dye Sensitized Solar Cell Using Natural Dyes as The Sensitizer” IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering 214 (2017) 012022 doi:10.1088/1757-899X/214/1/012022.

Santoso, Hadi. (2015). “Fabrikasi Dan Karakterisasi Dye Sensitized Solar Cells (Dssc) Menggunakan Dye Sensitizer Sintetis N-749”. TESIS – SF 142502. Program Magister Bidang Keahlian Fisika Instrumentasi, Jurusan Fisika. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya. Indonesia.




DOI: https://doi.org/10.35334/borneo_saintek.v1i3.936

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Borneo Saintek

Diterbitkan oleh:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Gedung Rektorat Lantai 3

Alamat: Jl. Amal Lama No 1, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kalimantan Utara

Email: ubtsaintek@gmail.com

View My Stats

  

Lisensi Creative Commons
Jurnal Borneo Saintek disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.