KAJIAN POPULASI IKAN TEMPAKUL (Periopthalmus barbarus) DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN BEKANTAN KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

Muhammad Firdaus, Gazali Salim

Abstract


Tempakul merupakan biota yang habitat hidup di akuatik dan di darat, dimana dapat hidup di darat selama kurang lebih 5 menit. Tujuan penelitian adalah menganalisis model populasi pertumbuhan dan mortalitas ikan tempakul (Periothalamus barbarus) di KKMB Kota Tarakan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif.  Variabel utama yang di lakukan adalah variabel model pertumbuhan dan mortalitas dari P.barbarus.  Penentuan plot/transek menggunakan metode purposive sampling.  Transek berukuran 10x10m2 dengan jarak masing-masing plot sebesar 10 m2. Hasil penelitian didapatkan struktur umur dan model von bertalanffy didapatkan pertumbuhan awal ikan tempakul jantan sebesar 0.754 cm dan betina sebesar 0.887 cm. Ikan tempakul jantan dalam mencapai panjang maksimal sebesar 27.374 cm dapat di capai dalam usia 724 hari dengan kecepatan pertumbuhan harian sebesar 0.0147 cm/hari, sedangkan ikan tempakul betina dalam mencapai panjang maksimal sebesar 20.683 cm dapat di capai dalam usia 391 hari dengan kecepatan pertumbuhan harian sebesar 0.0262 cm/hari. Model pertumbuhan allometri didapatkan ikan tempakul jantan bersifat allometri negative dengan bentuk tubuh gemuk dan betina bersifat allometri negative dengan bentuk tubuh kurus. Mortalitas pada tempakul baik jantan dan betina disebabkan karena mortalitas secara alami untuk jantan sebesar 11.6% dan untuk betina sebesar 18.3%.


Keywords


Pertumbuhan Mutlak; Pertumbuhan Allometri; Hubungan Panjang Berat; Faktor Kondisi dan Mortalitas

Full Text:

PDF

References


Abdul, A.L. 2015. Studi Populasi dari Ikan Tempakul (Periopthalmus barbarus) Mengenai Aspek Morfometri Di Daerah Perluasan KKMB Kota Tarakan. Skripsi. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Borneo Tarakan. (Tidak di publikasikan).

Anonim. 2012. Ikan Glodok. http//: indoindifish. blogspot. Com / 2012 / 03 / ikan – glodok -periophthalmus-sp.html. Diakses pada tanggal 19 Oktober 2013

Brower, J.E., J.H. Zar, and C.N. von Ende. 1989. Field and Laboratory Methods for General Ecology. Third Edition. WM.C. Brower Publisher, Dobuque, USA.

Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup.(2010). Laporan penelitian KKMB Kota Tarakan. Tarakan: Badan PengelolaanLingkungan Hidup.

Dahuri, R., Rais, J., Ginting, S.P., & Sitepu, M.J. (2001). Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: PT Pradnya Paramita.

Dahuri, R; Jacub Rais; Sapta Putra Ginting; M. J. Sitepu. 2008. Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir dan Lautan secara Terpadu, Cetakan keempat, Pradnya Paramita. Jakarta.

Harahab, Nuddin. 2010. Penilaian Ekonomi Ekosistem Hutan Mangrove dan Aplikasinya dalam Perencanaan Wilayah Pesisir. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Jamiludin dan Salim, G. 2016. Analisis Rasio Kelamin dan Kepadatan Ikan Tempakul (Periopthalmus barbarous) di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan”. Jurnal Akuatika Indonesia UNPAD. Volume 1 No 2 Tahun 2016

Mitchell K. 2001. Quantitative analysis by the Point-centered Quarter method. HTTP: // PEOPLE. HWS. EDU / MITCHELL / PCQM. PDF.

Nikijuluw, V.P.H. 2002. Rezim Pengolahan Sumberdaya perikanan. P3R dan PT. Pustaka Cidesindo, Jakarta. Penerbit. M, Ghufran H. Kordi K.

Nontji, A., 1987. Laut Nusantara. Djambatan, Jakarta. Penerbit. M, Ghufran H. Kordi K

Odum, E.P. 1993. Dasar-Dasar Ekologi. Edisi ketiga. Gajah mada University Press. Jogjakarta. H. 134-162.

Primack, R.B., J. Supriatna, M. Indrawan dan P. Kramadibarata, 1998. Biologi Konservasi. Yayasan Obor Indonesia, Jakarta. Penerbit. M, Ghufran H. Kordi K.

Pratiwi, G. (2013, 7 Januari). Kota Tarakan: Deposit Batubara Tidak Boleh Ditambang. SWA. Diakses 15 Pebruari 2013 dari http://swa.co.id/business.

Rochana, E. 2010. Ekosistem mangrove dan Pengelolaannya di Indonesia http: // www. irwantoshut. com diakses 19 Juli 2010 10:21 WITA.

Salim, G. 2013. Indeks Kondisi Beronang Tulis (Siganus javus) di dapatkan dari Hasil Tangkapan Nelayan di Kota Tarakan. (Jurnal Harpodon Borneo, Volume 6 Nomer 1 Bulan April Tahun 2013). ISSN : 2087-121X. Website : http://www.digilib.borneo.ac.id.

Save Our Environment. (2012). KKMB (Kawasan Konservasi Mangrove Bekantan).Diakses 15 Pebruari 2013dari http://environmenttheroes.blogspot.com/kkmb-kawasan.

Sidik, F. 2005. Coastal Greenbelt. Balai Riset dan Observasi Kelautan-DKP. Bali.

Save Our Environment. (2012). KKMB (Kawasan Konservasi Mangrove Bekantan).Diakses 15 Pebruari 2013dari http: // environmenttheroes. blogspot. Com / kkmb-kawasan.

Sidik, F. 2005. Coastal Greenbelt. Balai Riset dan Observasi Kelautan-DKP. Bali.

Yusuf, K. 2008. Sejarah dan pesonaalam, kawasan Konservasi MangroveBekantan,Tarakan – KalimantanTimur. Tarakan: Pemerintah Daerah Kota Tarakan.




DOI: https://doi.org/10.35334/borneo_saintek.v1i3.937

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Borneo Saintek

Diterbitkan oleh:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Gedung Rektorat Lantai 3

Alamat: Jl. Amal Lama No 1, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kalimantan Utara

Email: ubtsaintek@gmail.com

View My Stats

  

Lisensi Creative Commons
Jurnal Borneo Saintek disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.