KETERKAITAN ANTARA KONDISI LINGKUNGAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN VEKTOR DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)

Nurul Kharomah Iin, Nurman Hidaya

Abstract


Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah salah satu penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyebaran dan tinggi rendahnya angka kesakitan demam berdarah dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya dikarenakan tinggi rendahnya populasi vektor. Dalam proses pencarian literatur digunakan beberapa database seperti Neliti, Google scholar dan sciencedirect. Kata kunci yang dimasukkan adalah kata kunci yang relevan dengan materi yaitu “Faktor yang Mempengaruhi Demam Berdarah Dengue” dan “Dengue Hemorrhagic Fever”. Dari berbagai temuan literatur akhirnya penulis memilih 19 artikel penelitian yang digabungkan dan dianggap relevan dengan topik pembahasan. Dari berbagai macam artikel penelitian disimpulkan bahwa adanya keterkaitan antara kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat terhadap vektor demam berdarah dengue yang sangat berperan terhadap penularan ataupun terjadinya kejadian Demam Berdarah Dengue.


Keywords


Faktor Lingkungan; Keberadaan Vektor DBD; Perilaku Masyarakat

References


Agustina, R. M., Nur, E. W., Retno, M. (2017). Hubungan Kepadatan Hunian dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Semarang. Retrieved from: http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm. Diakses pada 26 Juli 2020. Pukul 20:50 WITA

Anwar, A., & Adi. (2015). Hubungan lingkungan fisik dan tindakan PSN dengan penyakit DBD di Wilayah Buffer kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Samarinda. Jurnal Ilmiah Manuntung, 23.

Apriyandika. (2013). Hubungan Kepadatan Penduduk Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kota Bandung (Skripsi). Bandung: Universitas Islam Bandung.

Aryati, I. C., Sali, I. W., & Aryasih, I. A. (2014). Hubungan pengetahuan sikap dan tindakan masyarakat dengan kejadian DBD di Kelurahan Baler Bale Agung Kecamatan Negara tahun 2012. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 4, 122.

Chen, Hung-Jui., Hung-Jen Tang., Chih-Chiang Chien. (2019). Warning signs and severe dengue in end-stage renal disease dialysis patients. Journal of Microbiology, Immunology and Infection, https://doi.org/10.1016/j.jmii.2019.08.005. Diakses pada 7 Desember 2020. Pukul 08:59 WITA

Dari, S., Andi, N., Ayu., D.P.R. (2020) Profile of Occupancy Density and Population Mobility to the Prevalence Dengue Hemorrhagic Fever in the Working Areas of Health Center Temple City of Parepare. Retrieved from:http://jurnal.umpar.ac.id/index.php/makes. Diakses pada 26 Juli 2020. Pukul 23:48 WITA

Dinata, Arda., Pandji Wibawa Dhewantara. (2011). Karakteristik Lingkungan Fisik, Biologi, dan Sosial di Daerah Endemis DBD Kota Banjar Tahun 2011. Jurnal Ekologi Kesehatan Vol. 11 No 4, Desember 2012 : 315 – 326. Ciamis : Loka Litbang P2B2 Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Retrieved from: http://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/jek/article/view/3835. Diakses pada 19 Juli 2020. Pukul 11:25 WITA

Febryana, E., Apriyanti, H., Pradysta, M. K., Anindyajati, G., Karunia, A. (2010). Perbandingan pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai demam berdarah antara Kelurahan Sosromenduran dan Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen, Kodia Yogyakarta.

Gonzalez-Fontal, G.R., Andres Felipe Henao-Martinez. (2011). Dengue hemorrhagic fever complicated by pancreatitis. The Brazilian Journal of Infectious DiseasesVolume 15, Issue 5September–October 2011Pages 490-492.

Jasrida yunita, dkk. (2012). Pengaruh Perilaku Masyarakat Dan Kondisi Lingkungan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD), Jurnal Kesehatan Komunitas, Vol. 1 No. 4 Mei 2012: 193 –198

Lontoh, R. Y., A. J. M. Rattu., Wulan., P. J. Kaunang. (2016). Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kelurahan Malalayang 2 Lingkungan. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi – Unsrat Vol. 5 No. 1 Februari 2016 ISSN 2302 – 2493.

Kementerian Kesehatan RI. (2012). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2011. Jakarta.

Khurram, M., Wajeeha, T., Syed Jawad, U.H., Shamail, M., Hamama, T.B., Muhammad, U. (2014). Dengue hemorrhagic fever: Comparison of patients with primary and secondary infections. Journal of Infection and Public HealthVolume 7, Issue 6 November–December 2014, Pages 489-495. Retrieved from: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1876034114000781

Masruroh, L., Nur, E.W., Resa, A. D. (2016). Hubungan Faktor Lingkungan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Ngawi. Jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal) Volume 4, Nomor 4, Oktober 2016 (Issn: 2356-3346) Retrieved from :http://Ejournal-S1.Undip.Ac.Id/Index.Php/Jkm. Diakses pada 26 Juli 08:45 WITA

Mahardika, Wahyu. (2009). Hubungan Antara Perilaku Kesehatan Dengan Kejadian Demam Berdarah (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Cepiring Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal Tahun 2009. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

Pei-Chih Wu., Jinn-Guey Lay., How-Ran Guo., Chuan-Yao Lin., Huey-Jen Su. (2009). Higher Temperature And Urbanization Affect The Spatial Patterns Of Dengue Fever Transmission In Subtropical Taiwan. Science of The Total EnvironmentVolume 407, Issue 715 March 2009Pages 2224-2233. Retrieved from: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0048969708011509

Prasetyani, R.D. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue. Retrieved from: https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/majority/article/view/1449/1284. Diakses pada 24 Juli 2020. Pukul 23:35 WITA

Setiyawan, H., Asih, S. L., Elly, Nur. A., Annisa, M., Elly, D., Evi, B. U. (2019). Penyuluhan demam berdarah dengue (DBD) dan tanaman pengusir nyamuk di Desa Modalan, Banguntapan. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3, No. 2, Agustus 2019, Hal. 241-244. Retrieved from : https://doi.org/10.12928/jp.v3i2.849. Diakses pada 19 Juli 2020. Pukul 21.00 WITA

Sofia, Suhartono, Nur Endah Wahyuningsih. (2014). Hubungan Kondisi Lingkungan Rumah dan Perilaku Keluarga dengan kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kabupaten Aceh Besar.

Soedarto. (2012). Demam Berdarah Dengue “Dengue Hemorrhagic Fever”. Jakarta: CV Sagung Seto.

Sunaryo., Ikawati, .B., Widiastuti, D. (2014). Status Resistensi Vektor Demam Berdarah Dengue (Aedes aegypti) terhadap Malathion 0,8% dan Permethrin 0,25% di Provinsi Jawa Tengah. Ekologi Kesehatan. 2014;13(2).

Widiyanto, Teguh. (2007). Kajian Manajemen Lingkungan Terhadap Kejadian

Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kota Purwokerto Jawa Tengah. [Thesis]. Semarang: Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro Semarang.

Widjaja, J. (2011). Keberadaan Kontainer Sebagai Faktor Risiko Penularan Demam Berdarah Dengue Di Kota Palu Sulawesi Tengah. Aspirator 3(2); 82-88

Yunita, J., Mitra, M., & Susmaneli, H. (2012). Pengaruh Perilaku Masyarakat dan Kondisi Lingkungan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue. Jurnal Kesehatan Komunitas, 1(4), 193-198. No. 4 Mei 2012: 193 –198




DOI: https://doi.org/10.35334/borticalth.v3i2.1506

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal Of Borneo Holistic Health Indexed by:

 

JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

JL. AMAL LAMA, NOMOR 1, KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN 77123

Phone : 085246694869

Email : borticalth@gmail.com

Laman : jurnal.borneo.ac.id/index.php/borticalth

 

Lisensi Creative Commons
JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.