INDUKSI KALUS CENGKEH DARI EKSPAN DAUN MENGGUNAKAN 2,4-D SECARA IN VITRO

Yulianti Rasud, Zainuddin Basri, Nirwan Sahiri

Abstract


ABSTRACT

 

Callus induction is one method of tissue culture which is done by stimulating cell division continuously from certain plant parts such as leaves, roots, stems, and so on by using growth regulators to form cell mass. The cell mass (callus) will then regenerate through organogenesis or embryogenesis to become a new plant. One of the growth regulators used for callus induction is 2,4-D. The aims of this experiments was to evaluate the best concentration of 2,4-D for callus induction of clove leaves. The experiment used Completely Randomized Design with treatment tested was concentrations of 2,4-D, consisted of six levels, namely 0.5 ppm, 1.0 ppm, 1.5 ppm, 2.0 ppm, 2.5 ppm and 3.0 ppm. Results of this experiments indicated that the best medium composition for callus induction was MS medium supplemented with 0.5 ppm 2,4-D.  In the medium composition, the fastest callus formation, namely 6.00 weeks after culture and the percentage of callus formation reached 100% with the color and texture of the resulting callus white and crumb.

 

Key Word : Callus Induction, Clove, 2,4-D


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Arianto, Z. Basri dan Bustami, M.U. 2013. Induksi Kalus Dua Klon Kakao (Theobroma cacao L.) Unggul Sulawesi pada Berbagai Konsentrasi 2,4 Dichlorophenoxy Acetic acid Secara In Vitro. e-J. Agrotekbis 1 (3) : 211-220.

Avivi. S., Prawoto. A., dan Oetami, F. R., 2010 . Regenerasi Embriogenesis Somatik pada Beberapa Klon Kakao Indonesia dari Eksplan Bunga. Fakultas Pertanian, Universitas Jember, Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI), Jember, Indonesia.

Badan Pusat Statistik. 2018. Indonesia dalam Angka. Indonesia.

Bustami, M.U. 2011. Penggunaan 2,4-D untuk Induksi Kalus Kacang Tanah. Media Litbang Sulteng IV (2) : 137-141.

Chawla, H. S. 2003. Plant Biotechnology Laboratory Manual for Plant Biotechnology. Oxford & IBH Publishing. New Delhi.

Dwipayana, G.A.J., H.Yuswanti dan I.A. Mayun. 2016. Induksi Kalus Stroberi (Fragaria spp.) Melalui Aplikasi Asam 2,4-Diklorofenoksiasetat Secara in vitro. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika. 5(3) : 310-321.

Mahadi, I., W. Syafi’i., dan Y. Sari. 2016. Induksi Kalus Jeruk Kasturi (Citrus microcarpa) Menggunakan Hormon 2,4-D dan BAP dengan Metode in vitro. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), Vol. 21 (2).

Onuoha, I.C. 2011. Chinonye J.E and Chibuiken I.N.U. In Vitro Prevention of Browning in Plantain Culture. OnLine Jurnal of Biological Sciences II (1) : 13-17.

Rahardja, B. S., A. T. Purwitasari,. Moch., dan A. Alamsjah. 2012. Pengaruh ZPT Terhadap Pertumbuhan Nannochloropsis oculata. Jurnal Of Marine and Coastal Science. 1(2) : 71-75.

Rasud,Y., M. Habil dan Tony. 2019. Penggunaan 2,4-D untuk Iinduksi Kalus Klon Kakao Unggul Sulawesi 1. J-PEN BORNEO: Jurnal Ilmu Pertanian. Volume 1, Number 1.

Robles-Martinez M, Barba-de la Rosa AP, Gueroud F, Negre-Salvayre A, Rossognol M, Santos-Diaz MS. 2016. Establishment of callus and cell suspensions of wild and domesticated Opuntia Species: Study on their potential as a source of metabolite production. Plant Cell, Tissue and Organ Culture. 124(1): 181189. http://doi.org/bpqg.

Sitinjak. M.A., M. N. Isda dan S. Fatonah. 2015. Induksi Kalus dari Eksplan Daun In Vitro Keladi Tikus (Typhonium sp.) dengan Perlakuan 2,4-D dan Kinetin. Al-Kauniyah Jurnal Biologi Volume 8 Nomor 1.

Wahyuningtias. L., R.S. Resmisari dan Naschuddin. 2014. Induksi Kalus Akasia (Acacia mangium) dengan Penambahan Kombinasi 2,4-D dan BAP pada Media MS. Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. http://etheses.uin-malang.ac.id/376/12/10620033%20Rangkuman.pdf Diakses tanggal 25 Maret 2019.

Widayanto, W. 2004. Pengaruh 2,4-D dan Kinetin terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Eksplan serta Kandungan Metabolit Sekunder Kalus Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lamk.) secara In Vitro. Skripsi tidak diterbitkan. Surakarta : Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.

Widiarso, M., 2010, Kajian Penggunaan BAP dan IBA untuk merangsang Pembentukan Tunas Lengkeng (Dimocarpus Longan Lour) Varietas Pingpong Secara In Vitro. Skripsi tidak diterbitkan, Fakultas Pertanian UNS. Surakarta.

Widyawati, G. 2010. Pengaruh Varietas Konsentrasi NAA dan BAP terhadap Induksi dan Pertumbuhan Kalus Jarak Pagar (Jatropa curcas L.). Tesis tidak diterbitkan. Surakarta : Program Pascasarjana UNS.

Wijaya, N.R., D. Suharto dan H. Sudrajad. 2017. Pengaruh BAP dan 2,4-D terhadap Inisiasi dan Pertumbuhan Kalus Pulesari (Alyxia reinwardtii Blume). Jurnal Pertanian Agros Vol. 19 No. 1 : 37-44.

Yelnititis. 2012. Pembentukan Kalus Remah dari Eksplan Daun Ramin (Gonystylus bancanus (Miq) Kurz.) Jurnal Pemuliaan Tanaman Hutan. 6(3) : 181 – 194




DOI: http://dx.doi.org/10.35334/jpen.v2i2.1144

Refbacks

  • There are currently no refbacks.