ONOMASTIKA USAHA KOPI DI TARAKAN, KALIMANTAN UTARA: KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK
Abstract
Kota Tarakan ada banyak sekali kedai kopi dengan nama serta varian yang unik dan beragam, Kota tarakan dijuluki sebagai kota seribu cafe pada tahun 2020, Kedai kopi di Kota Tarakan memiliki makna dibalik penamaan kedai mereka, sebuah nama kedai kopi yang unik dapat menikbulkan sebuah keunikan khusunya dalam menarik pelanggan. Beberapa usaha kopi ada yang menggunakan bahasa daerah seperti “Pagun” (Kampung) dalam artian bahasa tidung dan hal ini mencerminkan budaya dan identitas lokal, ada juga yang menggunakan bahasa Indonesia tapi tetap dengan sentuhan lokal seperti “Kopi bekawan” yang jika di artikan “Bekawan” merupakan jika dalam bahasa setempat disebut “Berteman”, ada juga beberapa kedai kopi di Kota tarakan yang menggunakan bahasa asing. Maka dari ini tujuan penelitian ini adalah mengetahui makna yang ada dibalik penaamaan kedai kopi yang ada di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Metode yang digunakan yaitu pendekatan Antropolinguistik untuk menganilis hubungan antara bahasa dan budaya dalam penamaan usaha kedai kopi yang ada di Kota Tarakan, Dan untuk jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, Hasil yang diperoleh akan menunjukkan bahwa penamaan yang digunakan oleh kedai kopi yang ada di Kota Tarakan berfungsi sebagai media yang menghubungkan tradisi lokal dan modernitas, Dan juga menciptakan hubungan yang emosial dengan pelanggan.
Kata Kunci: Antropolinguistik, Kota Tarakan, Penamaan kopiFull Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
Editorial Office
Jurnal Imbaya
Pendidikan Bahasa Indonesia
 |   |  | Jalan Amal Lama No 1, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia |   | |
 | ![]() |  | imbayajurnal@gmail.com |  081214732113 (WA) |  | |
 | ![]() |  |  |  | |
 | ![]() |  |  |  | |
 |