RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG KEDELAI TERHADAP DOSIS PUPUK FOSFOR DAN VARIETAS YANG BERBEDA

Aditya Murtilaksono, Mardhiana Mardhiana, Made Emilius Adhi

Abstract


Glycine max is a plant that can be used as a variety of food ingredients, such as tofu, tempeh, soy sauce. Glycine max production in North Kalimantan in 2017 has decreased production. One effort to increase Glycine max production is to use phosphorus fertilizer. Phosphorus fertilizer has the function of stimulating root growth especially at the beginning of growth, accelerating flowering, ripening of seeds and fruit. Therefore it is necessary to fertilize to increase Glycine max production. The purpose of this study was to determine the response of growth and yield of Glycine max plants to the dose of phosphorus fertilizer (p) and different varieties to determine the effect of the interaction between the dose of fertilizer with Glycine max varieties.This study used a factorial randomized block design with 8 treatments, 4 replications to produce 32 treatment units. The first factor is the dose of phosphorus fertilizer consisting of without using P fertilizer (P0), P fertilizer application 0.138 g per plant (P1), P fertilizer application 0.276 g per plant (P2), and P fertilizer application 0.552 g per plant (P3) . The second factor is Glycine max varieties consisting of Devon 1 varieties (V1) and Dena 1 varieties (V2). Analysis of data using variance with 95% confidence level and if significantly different, continued with DMRT test. The results obtained are that the dose of phosphorus fertilizer cannot affect the growth and yield of Glycine max plants in Dena 1 and Devon varieties 1. The use of Dena 1 varieties has a significant effect on the growth and yield of Glycine max plants in the treatment of plant height 3 mst (34.46 cm), 4 mst (46.35 cm), 5 mst (96.76 cm), main stem diameter 2 mst (0.33 cm) and plant seed weight (6.89 grams) and seed weight per hectare (1.1 tons / ha) . There was no interaction with the dose of phosphorus fertilizer and the use of varieties on the growth and yield of Glycine max plants in Dena 1 and Devon 1 varieties.

 

Key words: Fertilizer, Phosphorus, Glycine max, North Borneo

 

Kedelai merupakan tanaman yang dapat dijadikan berbagai macam bahan makanan, contohnya seperti tahu, tempe, kecap. Produksi kedelai di Kalimantan Utara tahun 2017 mengalami penurunan produksi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi kedelai adalah menggunakan pupuk fosfor. Pupuk fosfor memiliki fungsi Merangsang pertumbuhan akar terutama pada awal-awal pertumbuhan, mempercepat pembungaan, pemasakan biji dan buah.oleh sebab itu perlu dilakukan pemupukan untuk meningkatkan produksi kedelai. Tujuan penelitian  ini adalah Mengetahui Respon pertumbuhan dan hasil tanaman kacang kedelai terhadap dosis pupuk fosfor (p) dan varietas yang berbeda mengetahui pengaruh interaksi antara dosis pupuk dengan varietas kacang kedelai. Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 8 perlakuan, 4 ulangan sehingga menghasilkan 32 unit perlakuan. Faktor pertama yaitu dosis pupuk fosfor yang terdiri dari tanpa menggunakan pupuk P (P0), pemberian pupuk P 0,138 g per tanaman (P1), pemberian pupuk P 0,276 g per tanaman (P2), dan  pemberian pupuk P 0,552 g per tanaman (P3). Faktor kedua yaitu varietas tanaman kedelai yang terdiri dari varietas Devon 1 (V1) dan varietas Dena 1 (V2). Analisis data menggunakan sidik ragam dengan tingkat kepercayaan 95% dan apabila berbeda nyata dilanjut dengan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Pemberian  dosis pupuk fosfor tidak dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai varietas  Dena 1 dan Devon 1. Penggunaan varietas Dena 1 berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada perlakukan tinggi tanaman 3 mst (34,46 cm), 4 mst (46,35 cm), 5 mst (96,76 cm), diameter batang utama 2 mst (0,33 cm) dan  berat biji  pertanaman (6,89 gram) dan berat biji perhektar (1,1 ton/ha). Tidak terjadi interaksi pada pemberian dosis pupuk fosfor dan penggunaan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai varietas Dena 1 dan Devon 1.

 

Kata Kunci: Pupuk, Fosfor, Kedelai (Glycine max), Kalimantan Utara


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35334/jpen.v2i1.1492

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J-Pen Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian

      P-ISSN/E-ISSN :                                                           Affiliation :

                           


Creative Commons License
All publications in J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.