IMPLEMENTASI KONTROLER PID BERBASIS INTERNALLY TRIGGERED TRIAC UNTUK PEREDAMAN ARUS STARTING PADA MOTOR INDUKSI TIGA FASA
Abstract
Dunia industri modern menuntut ketersediaan peralatan produksi yang efisien, di mana motor induksi tiga fasa menjadi penggerak utama yang paling banyak digunakan. Kendala utama dalam pengoperasian motor induksi adalah timbulnya lonjakan arus asut (starting current) yang sangat tinggi, mencapai 5 hingga 7 kali lipat dari arus nominal, sehingga memicu jatuh tegangan (voltage drop) pada jaringan distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kendali arus starting motor induksi tiga fasa menggunakan kontroler Proportional-Integral-Derivative (PID) berbasis Internally Triggered TRIAC. Sistem ini mengintegrasikan modul dimmer AC yang memuat rangkaian Zero Crossing Detector (ZCD) dan Internally Triggered TRIAC (BTA16), sensor arus digital PZEM-004T sebagai umpan balik (feedback), serta mikrokontroler Arduino Uno sebagai pemroses algoritma kendali PID. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor arus memiliki tingkat linieritas yang sangat kuat dengan koefisien determinasi R2 = 0,9999 dan tingkat error rata-rata sebesar 1,75%. Pengujian sistem secara keseluruhan membuktikan bahwa kontroler PID mampu meredam lonjakan arus starting sebesar 0,40 A pada metode Direct On Line (DOL). Penalaan parameter PID optimal pada nilai Kp = 3, Ki = 0,1, dan Kd = -0,02 mampu menghasilkan respon transien yang stabil dengan delay time 16,5 s, rise time 31,5 s, peak time 34,1 s, serta settling time 34,08 s, dan berhasil mencapai setpoint arus nominal sebesar 0,30 A secara presisi tanpa menimbulkan lonjakan arus (maximum overshoot 0% dan steady-state error 0%).
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.35334/eb.v12i2.7660
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Address: Gedung D Lt. 3 Kampus Universitas Borneo Tarakan. Jl. Amal Lama No. 1, Tarakan, Kalimantan Utara, Indonesia. Kodepos: 77123. Email:elektrika@borneo.ac.id
| All Publications by JEB (Jurnal Elektrika Borneo) are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License |






