GAMBARAN PERTOLONGAN PERTAMA DALAM KELUARGA PADA PENANGANAN BALITA DIARE DI POLI MTBS UPTD PUSKESMAS SE-KOTA BLITAR

Triana Setijaningsih

Abstract


Diare adalah buang air besar berbentuk cair lebih dari 3 kali sehari dan jumlahnya lebih banyak. Menurut World Health Organization (WHO) diare menempati urutan keempat penyebab kematian anak di dunia, yaitu sebesar 9% (WHO, 2015). Dari data kasus balita diare di Kota Blitar pada tahun 2016 dan 2017 menunjukkan adanya peningkatan sebanyak 52 kasus. Tujuan penelitian untuk menggambarkan pertolongan pertama dalam keluarga pada penanganan balita diare. Desain penelitian menggunakan rancangan deskriptif dengan populasi keluarga yang pernah memeriksakan balita diare di Poli MTBS UPTD Puskesmas se-Kota Blitar, sampel sebanyak 32 keluarga dengan teknik Accidental Sampling dan pengumpulan data dengan bantuan kuesioner.. Hasilnya menunjukkan bahwa 62.5% dengan kategori baik, 28.1% dengan kategori cukup dan 9.4% dengan kategori kurang. Pertolongan pertama baik karena seluruh keluarga sudah memberikan cairan lebih banyak dari biasanya. Pertolongan pertama cukup karena sebagian kecil keluarga tidak memberikan cairan meskipun diare sudah berhenti. Pertolongan pertama kurang karena sebagian besar keluarga memberikan obat anti diare saat balita mengalami diare. Rekomendasi penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai bahan penyusunan kegiatan dalam hal pertolongan pertama diare di UPTD Puskesmas se-Kota Blitar.

 


Keywords


Pertolongan Pertama; Keluarga; Penanganan Balita Diare

References


Afrilianto. (2012). Orang Tua Cermat, Anak Sehat. Jakarta: Gagas Media.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bahren, D. (2014). Majalah Kesehatan Muslim: Menjaga Kesehatan di Musim Hujan. Jakarta: Pustaka Muslim.

Departemen Kesehatan RI..(2011). Buku Saku Petugas Kesehatan Lima Langkah Tuntaskan Diare. Jakarta:

Dinas Kesehatan Jawa Timur. (2015). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur Surabaya: Dinkes Jawa Timur.

Dinas Kesehatan Kota Blitar. (2015). Profil Kesehatan Kota Blitar

Hidayat, A. A. A. (2008). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak 1. Jakarta: Salemba Medika.

Hidayat, A. A. A. (2008). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak 2. Jakarta: Salemba Medika.

Kementerian Kesehatan RI. (2011). Situasi Diare di Indonesia. Jakarta: Kemkes RI.

Lalani, A. & Schneeweiss, S. (2011). Kegawatdaruratan Pediatri. Jakarta: EGC.

Noorkasiani. (2009). Sosiologi Keperawatan. Jakarta: EGC.

Nursalam. (2011). Konsep dan Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam. (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktik Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun (2016) Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas.

Soeroso, A. (2008). Sosiologi 1. Bogor: Yudhistira.

Setiadi. (2008). Konsep dan Proses Keperawatan Keluarga . Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sutomo, B. & Anggraini, D. Y. (2010). Menu Sehat Alami Untuk Batita & Balita. Jakarta: Demedia.

Sutomo, B. & Anggraini, D. Y.. (2008). Mengatasi Diare & Keracunan pada Balita. Jakarta: Kawan Pustaka.

Wiyono, J. (2013). Tumbuh Kembang Keluarga. Malang: Universitas Negeri Malang.

Widyastuti, P. (2005). Penyakit Bawaan Makanan: Fokus Pendidikan Kesehatan. Jakarta: EGC.

Wong, D. L. (2008). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Wong, Ed. 6, Vol.2. Alih Bahasa

World Health Organization. (2008). Indikator Perbaikan Kesehatan Lingkungan Anak. Alih Bahasa Aprianingsih. Jakarta: EGC




DOI: https://doi.org/10.35334/borticalth.v3i2.1685

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal Of Borneo Holistic Health Indexed by:

 

JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

JL. AMAL LAMA, NOMOR 1, KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN 77123

Phone : 085246694869

Email : borticalth@gmail.com

Laman : jurnal.borneo.ac.id/index.php/borticalth

 

Lisensi Creative Commons
JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.