KARAKTERISTIK KELUARGA DAN POLA KONSUMSI PANGAN BALITA DI WILAYAH LOCUS STUNTING KECAMATAN BALANIPA KABUPATEN POLEWALI MANDAR

Indrastuti Indrastuti, Arlinda Puspita Sari, Nuraliah Nuraliah

Abstract


Pola konsumsi pangan dan kebiasaan makan yang tidak memenuhi standar gizi menjadi salah satu faktor buruknya status gizi pada balita. Usia di bawah lima tahun merupakan usia emas dalam pembentukan sumber daya manusia baik dari segi pertumbuhan fisik maupun kecerdasan dimana ini dapat didukung oleh status gizi yang baik. Status gizi berperan dalam menentukan sukses tidaknya upaya peningkatan sumber daya manusia. Berkaitan dengan itu, penelitian ini mengambil lokasi penelitian pada salah satu kabupaten yang memiliki prevalensi stunting tertinggi dan menjadi wilayah target percepatan penurunan stunting, yaitu Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik keluarga dan pola konsumsi pangan balita di wilayah locus stunting, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dengan total subjek 82 balita. Pengambilan data dilakukan dengan metode simple random sampling pada balita yang memenuhi kriteria inkulsi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat balita yang mengalami status gizi buruk dan kurang. Konsumsi pangan balita seperti makanan pokok, protein hewani, sayuran dan buah, serta jajanan sebagian besar berada pada kategori rendah, sementara konsumsi pangan berupa protein nabati berada pada kategori cukup.


Keywords


Stunting; Keluarga; Karakteristik.

References


Anindita, P. (2012). Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu, Pendapatan Keluarga, Kecukupan Protein & Zinc dengan Stunting (Pendek) pada Balita Usia 6 35 Bulan di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 1(2), 18764.

Devi, M. (2010). Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Status Gizi Balita Di Pedesaan. Teknologi dan Kejuruan, Vol. 33(2): 183-192.

Farah Okky, Aridiyah, Ninna Rohmawati (2015). Faktor-Faktor yang dapat Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan. E- Journal Pustaka Kesehatan Vol 3(1).

Gunawan, G., Fadlyana, E., Rusmil, K. (2011). Hubungan Status Gizi dan Perkembangan Anak Usia 1-2 Tahun. Sari Pediatri, Vol. 13(2): 142-146.

Handini, D. 2013. Hubungan Tingkat Pendapatan Keluarga dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kalijambe (Doctoral dissertation,Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Hariyadi, D., Ekayanti, I. (2011). Analisis Pengaruh Perilaku Keluarga Sadar Gizi Terhadap Stunting Di Provinsi Kalimantan Barat. Teknologi dan Kejuruan, Vol.34 (1): 71-80.

Jayati, L.D., Madanijah, S., Khomsan, A. (2014). Pola Konsumsi Pangan, Kebiasaan Makan, dan Densitas Gizi pada Masyarakat Kasepuhan Ciptagelar Jawa Barat. Penel Gizi Makan, Vol. 37(1): 33-42.

Khomsan, A., Anwar, F., Sukandar, D., Riyadi, H., Mudjajanto, E.S. (2006). Studi Tentang Pengetahuan Gizi Ibu dan Kebiasaan Makan pada Rumah Tangga di Daerah Dataran Tinggi dan Pantai. Jurnal Gizi dan Pangan, Vol. 1(1): 23-28.

Mitayani, S. W. (2010). Buku Saku Ilmu Gizi. Jakarta: Cv. Trans Info Media.

Nadiyah, Briawan, D., Martianto, D., (2014). Faktor Risiko Stunting pada Anak Usia 0-23 Bulan Di Provinsi Bali, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Jurnal Gizi dan Pangan, Vol. 9(2): 125-132.

Nursalam. (2005). Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak. Jakarta : Salemba Medika.

Okoroigwe F, Okeke E. (2009). Nutritional status of preschool children aged 2-5 years in Aguata L. G. A of Anambra State, Nigeria. Int J Nutr Metabol 1(1).

Pahlevi, A.E. (2012). Determinan Status Gizi pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 7(2): 122-126.

Picauly, I., Toy, S.M. (2013). Analisis Determinan dan Pengaruh Stunting Terhadap Prestasi Belajar Anak Sekolah di Kupang dan Sumba Timur, NTT. Jurnal Gizi dan Pangan, Vol. 8(1): 55-62.

Purwaningrum, S., & Wardani, Y. (2013). Hubungan antara Asupan Makanan dan Status Kesadaran Gizi Keluarga dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon I, Bantul. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health), 6(3).

Putri, R.F., Sulastri, D., Lestari, Y. (2015). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, Vol. 4(1):254-261.

Solihin RDM, Anwar F, Sukandar D. (2013). Kaitan antara status gizi, perkembangan kognitif, dan perkembangan motorik pada anak usia prasekolah. Penel Gizi Makan, Vol. 36(1):62-72.




DOI: https://doi.org/10.35334/borticalth.v3i2.1691

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

JL. AMAL LAMA, NOMOR 1, KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN 77123

Phone : 085246694869

Email : borticalth@gmail.com

Laman : jurnal.borneo.ac.id/index.php/borticalth


 

Lisensi Creative Commons
JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.