HUBUNGAN PERILAKU DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN PASIEN TB PARU

Maria Haryanti Butarbutar

Abstract


Penyakit Tuberkulosis (TB) adalah penyakit radang parenkim paru yang menular karena infeksi kuman TB yaitu Mikobakterium tuberkulosis (mycobacterium Tuberculosisi). Sebagian besar kuman TB menyerang paru tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lain. Jenis penelitian yang digunakan penelitian survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di wilayah kerja puskesmas Amplas Medan. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sebanyak 41 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian yang didapat hubungan perilaku dengan pasien TB paru adalah dengan BTA (+) dan mempunyai perilaku positif sebanyak 22 orang (53,6%) dengan Hasil uji square 0.001< α 0.05 yang artinya ada hubungan antara perilaku dengan pasien TB paru. Hubungan sanitasi lingkungang dengan TB paru adalah dengan sanitasi lingkungan kurang baik dengan BTA (-) sebanyak 15 orang (36,5%). Hasil uji chi- square 0,008 < α 0,05 maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dengan pasien TB paru di daerah wilayah kerja Puskesmas Amplas Medan. Disarankan agar masyarakat lebih memperhatikan keadaan lingkungan rumah dan sekitarnya dan menambah pengetahuan dengan cara sering membaca dan menjaga kesehatan agar terhindar dari infeksi kuman Mikobakterium tuberculosis.

Kata Kunci: Perilaku, Sanitasi Lingkungan, pasien TB Paru

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, U F. (2005). Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah, Jakarta: Penerbit Buku Kompas. https://media.neliti.com/media/publications/39821-ID-manajemen-penyakit-berbasis-wilayah.

Chandra. B, (2006). Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: EGC

Data Dinas Perumahan. http://data.jakarta.go.id/organization/dinas-perumahan-dan-gedung-pemda

Darmanto Djojodibroto. (2015), Respirologi (Respiratory Medicine), ed.2, Buku Kedokteran EGC.

Depkes RI, Ditjen PP dan PL. (2008). Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis dan Starndart Internasional Untuk Pelayanan Tuberkulosis

Depkes RI, Laporan Hasil Ditjen PP dan PL. (2004). Survey Hasil Implementasi Program Nasional Penanggulangan TB di Daerah ICDC

Departemen kesehatan (Depkes). (2002). Pedoman nasional penanggulangan tuberculosis di Indonesia. Edisi ke-7. Kementrian Kesehatan RI, JakartaIndonesia

Dinas Kesehatan Kota Medan. (2014). Profil Dinas Kesehatan Kota Medan. dinkes. pemkomedan.go.id/hal-profil-dinas-kesehatan.htm

Dinas Kesehatan Kota Medan. (2006). Syarat Rumah Sehat untuk Penderita Penyakit TBC, Jakarta.

Halim Danusantosa. (2014). Buku Saku Ilmu Penyakit Paru ed.2, Penerbit Buku Kedokteran EGC

Hardywinoto, S. (2007). Panduan gerontologi. Jakarta: Pustaka utama

Kementerian Kesehatan RI. (2011). Riset Kesehatan Dasar 2010. Jakarta

Notoatmodjo, Soekidjo. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Permatasari, A. (2005). Pemberantasan Penyakit TB Paru dan Strategi DOTS. Bagian Paru. FK USU. Medan.

Rusnoto. (2008). Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian TB Paru pada Usia Dewasa, Surabaya, Undip, http://eprints.undip.ac.id/5283/1/Rusnoto.pdf

Pasipanodya J, et al. (2011). “Tuberculosis and Other Mycobacterial Diseases.” Conn’s Current Therapy.

Price SA, Wilson LM. (2006). Patofisiologi konsep klinis proses-proses penyakit, alih bahasa Pendit BU, et. al. editor edisi bahasa Indonesia, Hartanto H. Ed 6. Vol 2. Jakarta. EGC; 2004: 853-857

Tjandra Yoga. (2007). Diagnosis TB pada anal lebih sulit, Mediakom Info Sehat untuk Semua Departemen Kesehatan RI. https://media.neliti.com/media/publications/75991-ID-prevalensi-penyakit-tuberculosis-paru




DOI: http://dx.doi.org/10.35334/borticalth.v1i1.375

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

JL. AMAL LAMA, NOMOR 1, KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN 77123

Phone : 085246694869

Email : borticalth@gmail.com

Laman : jurnal.borneo.ac.id/index.php/borticalth


 

Lisensi Creative Commons
JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.