Efektivitas Terapi Non-Farmakologis Terhadap Penurunan Mual Dan Muntah Pasca Operasi (PONV)

Sutriyono Suyanto, Sunaryo Joko Waluyo

Abstract


 

Postoperative nausea and vomiting (PONV) atau mual dan muntah pasca operasi adalah komplikasi umum yang mempengaruhi pasien setelah menjalani operasi. Terapi non-farmakologis telah diusulkan sebagai alternatif yang aman dan efektif untuk mengurangi PONV tanpa efek samping yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai terapi non-farmakologis dalam mengurangi PONV melalui tinjauan sistematis terhadap literatur yang relevan. Penelitian ini menggunakan tinjauan sistematis terhadap sepuluh studi yang memenuhi kriteria inklusi. Studi-studi tersebut dianalisis untuk menilai efektivitas teknik relaksasi napas dalam, aromaterapi, pijat refleksi, dan akupresur dalam mengurangi PONV. Metode penelitian bervariasi dari kuasi-eksperimental hingga kontrol acak, dengan ukuran sampel berkisar antara 16 hingga 96 pasien. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbagai terapi non-farmakologis secara signifikan efektif dalam menurunkan gejala PONV. Teknik relaksasi napas dalam, aromaterapi (peppermint dan jahe), pijat refleksi pada titik P6, dan akupresur Sea-Band® semuanya menunjukkan penurunan signifikan dalam frekuensi dan intensitas mual serta muntah pada pasien pasca operasi. Teknik relaksasi napas dalam dan aromaterapi menunjukkan penurunan yang lebih signifikan dengan nilai p<0,05, sedangkan pijat refleksi dan akupresur juga menunjukkan hasil yang positif dengan nilai p<0,01. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan terapi non-farmakologis dapat menjadi alternatif yang efektif dan aman dalam manajemen PONV. Meskipun hasil ini mendukung hipotesis awal penelitian, terdapat beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan, termasuk desain kuasi-eksperimental, ukuran sampel yang kecil, dan variabilitas metodologis. Penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih kuat, ukuran sampel yang lebih besar, dan evaluasi jangka panjang diperlukan untuk memperkuat temuan ini dan memastikan keberlanjutan efek terapi non-farmakologis dalam mengelola PONV.


Keywords


Postoperative nausea, vomiting (PONV, Non-pharmacological therapy

References


Aisya, N. S. (2023). Efektivitas aromaterapi blended lemon dan lavender terhadap mual dan muntah pada ibu hamil trimester I di PMB Entin Hartini, A. Md. Keb Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Andi Supandi. (2023). Pijat refleksi untuk kejadian mual muntah (PONV) post sectio caesarea dengan spinal anastesi di RSUD H. Sahudin Kutacane. Journal Scientific of Mandalika (JSM), 4(11), 252–262. https://doi.org/10.36312/vol4iss11pp252-262

Arisdiani, T., & Asyrofi, A. (2019). Pengaruh intervensi keperawatan non farmakologi aromaterapi jahe terhadap mual muntah pasien post operasi. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Asriani, N. S., Yuswanti, T. J. A., & Arif, T. (2023). Aromaterapi jahe efektif menurunkan postoperative nausea and vomiting pada pasien post general anestesi di RSUD Kanjuruhan. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14(4), 694–699. Retrieved from http://forikes-ejournal.com/index.php/SF

Bambang Setiawan. (2023). Pengaruh pemberian terapi akupresur terhadap mual muntah pasca operasi sectio caesaria dengan anestesi spinal di RSUD Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Kesehatan Regional, 4(2), 92–106.

Choudhary, S. (2021). Efficacy of reflexology in prevention of postoperative nausea-vomiting after general surgery. International Journal of Clinical and Experimental Medicine Research, 5(2), 116–126. https://doi.org/10.26855/ijcemr.2021.04.005

Elvir-Lazo, O. L., White, P. F., Yumul, R., & Cruz Eng, H. (2020). Management strategies for the treatment and prevention of postoperative/postdischarge nausea and vomiting: An updated review. F1000Research, 9. https://doi.org/10.12688/f1000research.21832.1

Hamid, S., Butt, M. N., Rehman, A., & Afshan, G. (2022). Stimulation of acupoint P6 before induction of anesthesia to prevent postoperative nausea and vomiting: A randomized control trial. Anaesthesia, Pain and Intensive Care, 26(1), 96–101. https://doi.org/10.35975/apic.v26i1.1774

Ibrahim, H., Al Sebaee, H., & El-Deen, D. (2020). Effect of diaphragmatic breathing exercise on postoperative nausea, vomiting, and retching among orthopedic surgery patients. Egyptian Nursing Journal, 17(1), 47. https://doi.org/10.4103/enj.enj_19_20

Khasanah, R. N., Yuda, H. T., & Nugroho, F. A. (2021). Pengaruh inhalasi peppermint sebagai terapi non farmakologi terhadap penurunan PONV post anestesi spinal di RS PKU Muhammadiyah Gombong. The 13th University Research Colloquium 2021, 59–65. Retrieved from http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/1252/1219

Luberto, C. M., Hall, D. L., Park, E. R., Haramati, A., & Cotton, S. (2020). A perspective on the similarities and differences between mindfulness and relaxation. Global Advances in Health and Medicine, 9, 2164956120905597. https://doi.org/10.1177/2164956120905597

Madjid, A. S., Firdaus, R., & Fadli, M. A. (2022). Efek akupresur (Sea-Band®) terhadap penurunan insiden mual muntah pascaoperatif pada pasien yang dilakukan anestesia umum inhalasi: Randomized controlled trial. Majalah Anestesia & Critical Care, 40(1), 10–18. https://doi.org/10.55497/majanestcricar.v40i1.258

Marisah, M. (2023). Pengaruh deep breathing relaxation dan acupressure terhadap mual muntah postoperasi sectio caesarea dengan spinal anestesi di RSUD Kota Bandung. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Rahmatisa, D., Rasman, M., & Saleh, S. C. (2019). Komplikasi mual muntah pascaoperasi bedah saraf. Jurnal Neuroanestesi Indonesia, 8(1), 72–82.

Risnah, R., HR, R., Azhar, M. U., & Irwan, M. (2019). Terapi non farmakologi dalam penanganan diagnosis nyeri pada fraktur: Systematic review. Journal of Islamic Nursing, 4(2), 77. https://doi.org/10.24252/join.v4i2.10708

Rohmawati, I., & Nur Aini, L. (2023). Jurnal keperawatan dan kebidanan nasional. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 1(1), 17–23.

Rosidah, I., Ta’adi, & Dyah, D. I. (2023). Progressive muscle relaxation effectively reduces nausea and vomiting postoperative laparotomic surgery. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah, 19(2), 82–88. https://doi.org/10.31101/jkk.3205

Sholihah, A., Marwan, K., & Husairi, A. (2015). Gambaran angka kejadian postoperative nausea and vomiting (PONV) di RSUD Ulin Banjarmasin Mei–Juli 2014. Berkala Kedokteran, 11(1), 119–129. Retrieved from https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/jbk/article/view/192

Yassirli, A., & Nurjayanti, I. (2023). Pemberian aromaterapi jahe terhadap pasien gangguan pemenuhan nutrisi dengan mual muntah post apendektomi. Jurnal Kesehatan Amanah, 7(1), 90–106. https://doi.org/10.57214/jka.v7i1.271

Zhong, W., Shahbaz, O., Teskey, G., Beever, A., Kachour, N., Venketaraman, V., & Darmani, N. A. (2021). Mechanisms of nausea and vomiting: Current knowledge and recent advances in intracellular emetic signaling systems. International Journal of Molecular Sciences, 22(11). https://doi.org/10.3390/ijms22115797




DOI: https://doi.org/10.35334/borticalth.v7i2.5759

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Journal Of Borneo Holistic Health Indexed by:

image hostimage host

  

JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

JL. AMAL LAMA, NOMOR 1, KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN 77123

 

Phone : 085246694869

Email : borticalth@gmail.com

Laman : jurnal.borneo.ac.id/index.php/borticalth 

Lisensi Creative Commons
JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.

slot gacor

toto slot