EFEKTIFITAS PENGGUNAAN SMART BOX EDUCATION DALAM PEMBERIAN PENYULUHAN KESEHATAN PADA PASIEN GANGGUAN PERSYARAFAN DI POLI SYARAF

Agus Khoirul Anam

Abstract


Penyuluhan kesehatan merupakan cara yang digunakan untuk menyampaikan informasi kesehatan. Penyuluhan dapat dilakukan langsung melalui metode tatap muka atau dengan menggunakan media massa sebagai sarana dalam penyampaian informasi. Kesadaran masyarakat akan masalah kesehatan masih sangat rendah. Baik kesehatan diri sendiri, keluarga, maupun kesehatan lingkungan. Untuk itu, perlu dilakukan promosi kesehatan melalui PKRS yang bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai pentingnya kesehatan.

Poli syaraf RSUD Ngudi Waluyo Wlingi merupakan salah satu pelayanan poliklinik yang mempunyai kunjungan terbanyak yaitu 800 kunjungan per bulan. Studi pendahuluan pada bulan November 2017 sekitar 20-50 pengunjung Poli Syaraf tidak memanfaatkan waktu luangnya untuk membaca leaflet promosi kesehatan, dan juga keengganan membaca leaflet. Disamping itu disebabkan jumlah perawat di poli hanya 1 dan administrasi 1 sehingga tidak sempat untuk memberikan penyuluhan kesehatan.

Smart box education adalah perangkat alat modern yang bersifat elektronik karya inovatif peneliti yang dipergunakan untuk mempermudahkan seseorang dalam mendapatkan penyuluhan kesehatan, di mana dasarnya banyak pengunjung yang belum memanfaatkan leaflet yang ada di tempat tersebut. Smart box juga dapat membantu perawat dalam memberikan penyuluhan kesehatan dengan cukup mudah.

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi efektifitas penggunaan smart box education dalam pemberian penyuluhan kesehatan pada keluarga pasien gangguan persyarafan di poli syaraf RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Experimental Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga pendamping pasien saat kontrol di Poli syaraf RSUD Wlingi  dengan sampel penelitian sebanyak 25 orang.

Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara simple random sampling. Untuk kelompok perlakuan diberikan tindakan menggunakan Smart Box education. Variabel yang diukur adalah efektifitas penggunaan smart box education dalam pemberian penyuluhan kesehatan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menyatakan bahwa  ada  pengaruh penggunaan smart box education dalam pemberian penyuluhan kesehatan dilakukan uji Wilcoxon  menggunakan program SPSS 17 for Window dengan tingkat kemaknaan p 0,002  (p≤ 0,05).Saran dalam penelitian ini bahwa smart box education dapat digunakan sebagai sarana peningkatan layanan penyuluhan kesehatan di poli Syaraf


Keywords


Penyuluhan kesehatan, Smart Box Education, Leaflet

References


Azwar, Saifuddin. 2002. Sikap Manusia. Jogjakarta: Pustaka Pelajar. Bensley RJ, Fisher JB Editor. 2003. Metode Pendidikan Kesehatan Masyarakat 2nd ed. Trans. Apriningsih, Hippy NSI. Jakarta: EGC.

Allender, J.A., & Spradley, B.W. (2010). Community health nursing: Promoting and protecting the public’s health (6th Ed). Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.

Andersen, K.N., Medaglia.R, & Henriksen.H.Z. (2012). Social media in public health care: impact domain propositions. Government Information Quarterly. http://dx.doi.org/10.10

/j.giq.2012.07.004.

Carretero, O.A., & Oparil, S. (2000). Clinical cardiology: New frontiers. Circulation,

,329-335. Diperoleh dari http://circ.ahajournals.org/content/circulationaha/101/3/329.full. pdf.

Alimul, Azis. 2007. Metode Penelitian Keperawatan dan Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika. Arikunto. S. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Departemen Kesehatan RI, Pusat Promosi Kesehatan. 2008. Pedoman Pengelolaan

Promosi Kesehatan, Dalam Pencapaian PHBS, Jakarta

Departemen Kesehatan RI, Pusat Promosi Kesehatan. 2008. Pedoman Pengelolaan

Promosi Kesehatan, Dalam Pencapaian PHBS, Jakarta

Departemen Kesehatan RI, Pusat Promosi Kesehatan. 2004. Pengembangan Media Promosi Kesehatan, Jakarta

Effendy. 1998. Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Notoatmodjo. 2003. Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo. 2007. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo. 2007. Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta

Gupta, R., & Guptha, S. (2010). Strategies for initial management of hypertension. Indian J Med Res, 132(5), 531-542. Diperoleh dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PM C3028941/




DOI: https://doi.org/10.35334/borticalth.v2i2.992

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

JL. AMAL LAMA, NOMOR 1, KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN 77123

Phone : 085246694869

Email : borticalth@gmail.com

Laman : jurnal.borneo.ac.id/index.php/borticalth


 

Lisensi Creative Commons
JOURNAL OF BORNEO HOLISTIC HEALTH disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.