VALUASI SENSORI KONSUMEN PADA DODOL RUMPUT LAUT (Eucheuma cottoni) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KANJI DAN TEPUNG KETAN

Ira Maya Abdani

Abstract


Dodol rumput laut adalah salah satu jenis produk makanan yang berbahan dasar rumput laut. Proses pengolahan dodol rumput laut yang ada saat ini sangat sederhana, sehingga perlu dikembangkan upaya memodifikasi teknologi pengolahan dodol rumput laut agar mampu meningkatkan preferensi (kesukaan) konsumen. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah memberikan formula terbaik dengan penambahan tepung kanji dan tepung ketan pada dodol rumput laut (Eucheuma cottoni) terhadap tingkat penerimaan konsumen. Penelitian ini menggunakan dua perlakuan yaitu Perlakuan A (konsentrasi tepung kanji masing-masing 20%, 30%, 40% dan 50%) dan Perlakuan B (konsentrasi
tepung ketan (20%, 30%, 40% dan 50%) dengan tiga ulangan. Pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini berupa uji organoleptik/uji hedonik (rasa, warna, dan aroma) dan uji proksimat (kadar air dan serat kasar). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan B1 dengan penambahan tepung kanji 20% menghasilkan penilaian organoleptik terbaik untuk rasa dan aroma dodol rumput laut dengan skor rata-rata masing-masing 5,9 dan 5,6, sedangkan penilaian organoleptik terbaik untuk warna terdapat pada perlakuan B2 dengan penambahan tepung kanji 30% dengan skor rata-rata 5,4. Kadar air dodol rumput laut berkisar antara 33,637-15,356% (bb), sedangkan kadar serat kasar berkisar antara 0,037-0,460%.

Kata kunci : Dodol, Rumput laut, Eucheuma cottoni, Tepung kanji, Tepung ketan




DOI: https://doi.org/10.35334/harpodon.v6i1.103

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



 image host Dimensions

Alamat Redaksi: Fakultas Perikanan Gedung E. Lantai 1 Universitas Borneo Tarakan, Jl. Amal Lama No. 1 Tarakan. Kalimantan Utara

Email: jurnalharpodonborneo@gmail.com

Website: jurnal.borneo.ac.id/index.php/harpodon


View Harpodon Statistics

Creative Commons License
Jurnal Borneo Harpodon is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.