Kesiapan Guru Dalam Persiapan Program inklusi di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Tarakan

Santi Andriani, Riski Sovayunanto, Cici Ismuniar

Abstract


Saat ini belum terdapat sekolah inklusi di kota Tarakan maka dari itu keberadaan sekolah inklusi di kota Tarakan sangat diperlukan, agar anak berkebutuhan khusus yang masih bisa ditangani bisa mendapatkan hak pendidikan di sekolah regular, kesiapan guru dalam program inklusi ini sangat penting agar program inklusi berjalan dengan semestinya sesuai tujuan yang ingin dicapai dengan aspek kesiapan sikap dan emosi, kesiapan kognitif dan kesiapan berprilaku. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapan guru sekolah menengah atas negeri yang ada di kota Tarakan dalam persiapan program Inklusi.  Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan dekriptif dan informan penelitian terdiri dari 9 subjek diantaranya kepala sekolah, guru bimbingan konseling dan guru mata pelajaran. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data, menggunakan metode Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa kesiapan guru berbeda-beda dalam penyelenggaraan program inklusi, hanya ada dua guru yang siap karena sudah memiliki pengalaman, telah memahami metode pelajaran dan proses pembelajaran melalui pelatihan inklusi, guru-guru memiliki kesiapan dalam melakukan kerja sama dengan instansi manapun untuk meningkatkan kreativitas anak berkebutuhan khusus. sisanya menyatakan belum siap karena belum memiliki pengalaman dan memahami tentang program inklusi.

Full Text:

PDF

References


Anjarsari, A. D. (2018). Penyelenggaraan pendidikan inklusi pada jenjang SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Sidoarjo. JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi), 1(2), 91-104.

Erviana, V. Y. (2016). Kesiapan Guru Sekolah Dasar dalam Pelaksanaan Pembelajaran Tematik-Integratif pada Kurikulum 2013 di Kota Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Ahmad Dahlan, 2(2), 97-113.

Firli, I., Widyastono, H., & Sunardi, B. (2020). Analisis Kesiapan Guru Terhadap Program Inklusi. BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology), 3(1), 127-132.

Irawan, M. A., Ridlo, M. R., & Muslim, A. (2022). Manajemen Strategik Pendidikan Inklusif Sekolah Menegah Atas. Alignment: Journal of Administration and Educational Management, 5(1), 18-27.

Mumpuniarti, M., & Lestari, P. H. K. (2018). Kesiapan guru sekolah reguler untuk implentasi pendidikan inklusif. JPK (Jurnal Pendidikan Khusus), 14(2), 57-61.

Permendiknas Republik Indonesia No.70 Tahun 2009.Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki potensi Kecerdasan dan/atau bakat Istimewa.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wangid, M. N., Mustadi, A., Erviana, V. Y., & Arifin, S. (2014). Kesiapan guru SD dalam pelaksanaan pembelajaran tematik-integratif pada kurikulum 2013 di DIY. Jurnal Prima Edukasia, 2(2), 175-182.UU RI.

Wulandari, R. S., & Hendriani, W. (2021). Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Inklusi di Indonesia (Suatu Pendekatan Systematic Review). Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 7(1), 143-157.

Widdaty, W. H. (2020). Kesiapan tenaga pengelola pendidik dalam penyelenggaraan sekolah inklusi TK Fun and Play kota Semarang. Universitas Negeri Semarang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Inspirasi Bimbingan dan Konseling