PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ADAT DALAM PENGOBATAN TRADISIONAL (BATTRA) BERBASIS TRANSCULTURAL NURSING CARE (TNC) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN JANTUNG DI DESA LOK BUNTAR

M Sobirin Mohtar, Meldawati Meldawati, Rahmadani Rahmadani, Revi Revi, Prasetya Putra Pratama, Kristiyana Wahyu Ningsih, Ririn Anggita Sari, Muhammad Rifa’i, Nahda Laili Khairizqa

Abstract


Kelompok Masyarakat Adat dan kader kesehatan Desa Lok Buntar merupakan mitra dalam program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Kelompok masayarakat adat ini terdiri dari beberapa ahli pengobatan tradisional (BATTRA) untuk serangan jantung. Masyarakat desa, mayoritas petani, cenderung memilih pengobatan tradisional ini karena keterbatasan akses internet dan jarak tempuh ke rumah sakit. Namun, tingginya angka kematian menunjukkan perlunya peningkatan pengetahuan kesehatan jantung. Dengan bantuan kader, mereka diharapkan dapat mengedukasi masyarakat menggunakan pendekatan Transcultural Nursing Care (TNC). Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, serta memberdayakan masayarakat adat dalam mengatasi masalah kesehatan jantung. Metode pelaksanaan pengabdian mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi. Hasil rata-rata tingkat pengetahuan kader dari kategori tinggi (82,22%) menjadi lebih tinggi (93,33%). Masyarakat adat awalnya kategori rendah (43,33%) menjadi sedang (75%). Artinya Pendidikan dan keterampilan kesehatan memberikan dampak yang baik terhadap pengetahuan dan perubahan perilaku kader dan masyarakat. Pendekatan yang berbasis budaya dan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat desa akan mencapai kesehatan jantung yang lebih baik secara keseluruhan. Ini adalah langkah positif menuju pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas hidup yang berkelanjutan.


Full Text:

PDF

References


Leininger., M., M. (2010).Transcultural Nursing:Concept.Theorist. Research & Practice. 3rd Edition. USA: McGraw-Hill

Mohtar, M., S, et al. (2021). The First Response of Family to Patient with Heart Attack in Banjarese Community South Kalimantan: Phenomenological Study. Vol. 3. No. 2. International Journal of Clinical Inventions and Medical Science. p-ISSN: 2721-4737, e-ISSN: 2721-7302. DOI: https://doi.org/10.36079/lamintang.i jcims-0302.248

Mohtar, M., S. (2020). Culture Care Applications in Family First Aid to The Patients With Heart Attack. EAI - ISBN 978-1-63190-257-4 ISSN 2593-7. European Alliance for Innovation.http://dx.doi.org/10.4108 /eai.23 112019.2298392

Riskesdas. (2018). Riset Kesehatan Dasar. 91.Retrievedfromhttp://www.depk.go.id/resources/download/info-terkini/materi_rakorpop_2017/Hasil iskesdas 2017.pdf

Mohtar, M., S, et al. (2021). Cardiac Care In Cultural (CCIC): Pelatihan Manajemen Serangan Jantung Dengan Budaya Banjar “Menyamak” Bagi Ahli Cabut Angin Di Desa Pemurus Baru Banjarmasin. Vol. 3 Edisi. 2. Jurnal Suaka Insan Mengabdi (JSIM). e-ISSN : 2656-5668. p-ISSN : 2657- 0637.DOI:https://doi.org/10.51143/j sim.v3i2.312

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2019. Tentang Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan. 2019 Undang Undang Republik Indonesi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Pasal 1 Butir 16. Tentang Pelayanan Kesehatan tradisional.

Nanda. (2018-2020). Nurshing Diagnoses Definitions and Classification. Eleventh Edition. New York: Thieme

Turner, D. 2004. Tradition and Faith. International Journal of Systematic Theology, 6, 21–36. Available at: http://doi.org/10.1111/j.1468- 2400.2004.00117.x

Chen, S. X., Hui, N. H. H., Bond, M. H., Sit, A. Y. F., Wong, S., Chow, V. S. Y., … Law, R. W. M. 2006. Reexamining personal, social, and cultural influences on compliance behavior in the United States, Poland, and Hong Kong. The Journal of Social sychology, 146, 223–244. Available at: http://doi.org/10.3200/ SOCP.146.2.223-244

Mbindyo, P., Gilson, L., Blaauw, D., & English, M. 2009. Contextual influences on health worker motivation in district hospitals in Kenya. Implementation Science : IS, 4, 43. available at: http://doi.org/10.1186/1748-5908-4-

Fan, K., Leung, L., Poon, H., Chiu, H., Liu, H., & Tang, W. (2016). Public knowledge of how to use an automatic external defibrillator in out-of-hospital cardiac arrest in Hong Kong. Hong Kong Medical Journal. doi: 10.12809/hkmj164896

Magid, D. J., Auerbach, M., Bhanji, F., Bigham, B. L., Blewer, A. L., Leary, M. (2020). Part 6: resuscitation education science: 2020 American Heart Association guidelines for cardiopulmonary resuscitation and emergency cardiovascular care. Circulation, 142(16_Suppl_2), S551-S579. doi:https://doi.org/10.1161/CIR.000 0000000000903

Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI Tahun 2019. Buku Saku Tahapan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan Bagi Kader




DOI: https://doi.org/10.35334/jpmb.v8i3.5846

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

E-ISSN : 2579-9797

P-ISSN : 2615-4323

Contact Person:

Gusriani: 082188737351

Email : jpmb.ubt@gmail.com

Website : http:// jurnal.borneo.ac.id/index.php/jpmb

Â