PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DI KABUPATEN JAYAWIJAYA

Anti Uni Mahanani, Lemira Kogova

Abstract


ABSTRACT

 

Vegetables are one of the agricultural products that are needed and this annual crop is a plant that is generally relatively little time to plant. Of the various types of vegetables, including lettuce. To get good results, both in quality and quantity for lettuce, one of the efforts that can be taken apart from the provision of Growth Regulatory Substances (ZPT). With a good ZPT, good lettuce plants will be produced both in terms of quality and quantity. One of these ZPT is Moringa leaf extract. The purpose of this study was to determine the effect of the treatment of Moringa leaf extract concentration on the growth and yield of lettuce plants and to determine the concentration of Moringa leaf extract which is best used to increase the growth and yield of lettuce plants. The study was conducted at the STIPER Experimental Garden Petra Baliem Wamena Jayawijaya Regency at an altitude of 1664 meters above sea level. The study was conducted in June to September 2017. Materials used were: Lettuce Seeds, Moringa Leaves, Polybags, Soil. The tools used are: Digital Scales, Stationery, Blenders, Strainer, Measuring Cup. The study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 levels of concentration of Moringa leaf extract treatment and 4 replications. The level of treatment of Moringa leaf extract concentration are: K0: 0% concentration (300 ml water without Moringa leaf extract); K1: 25% concentration (75 ml of Moringa leaf extract + 225 ml of water); K2: 50% concentration (150 ml moringa leaf extract + 150 ml water); K3: 75% concentration (225 ml moringa leaf extract + 75 ml water). In this study there were 4 (four) treatments and 4 (four) replications so that there were 16 plots / units of the experiment. The results of this study are: 1) The concentration of Moringa leaf extract can affect lettuce height at 1 week, 2 weeks and 4 weeks; number of leaves of lettuce at 2 weeks, 3 weeks and 4 weeks; and fresh weight of lettuce. and 2) The best concentration of Moringa leaf extract for growth and yield of lettuce is K2 concentration (50% concentration).

Keywords: concentration, moringa leaf extract, lettuce

 

ABSTRAK

 

Sayuran merupakan salah satu produk pertanian yang sangat dibutuhkan dan  tanaman semusim ini merupakan tanaman yang pada umumnya relatif sedikit waktu tanamnya. Dari berbagai jenis sayuran itu, termasuk didalamnya adalah sayur selada. Untuk memperoleh hasil yang baik, baik secara kualitas maupun kuantitas bagi tanaman selada, salah satu usaha yang dapat ditempuh selain dengan pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT). Dengan ZPT yang baik, maka akan dihasilkan tanaman selada yang bagus baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Salah satu ZPT tersebut adalah ekstrak daun kelor. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh perlakuan konsentrasi ekstrak daun kelor terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada dan Untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun kelor yang paling baik digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan STIPER Petra Baliem Wamena Kabupaten Jayawijaya pada ketinggian tempat 1664 mdpl. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni s/d September 2017. Bahan yang digunakan adalah : Benih Selada, Daun Kelor, Polybag, Tanah. Alat yang digunakan adalah : Timbangan Digital, Alat Tulis, Blender, Saringan, Gelas Ukur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 aras perlakuan konsentrasi ekstrak daun kelor dan 4 ulangan. Adapun aras perlakuan konsentrasi ekstrak daun kelor adalah : K0: Konsentrasi 0% ( 300 ml air tanpa ekstrak daun kelor ); K1:Konsentrasi 25% ( 75 ml ekstrak daun kelor + 225 ml air ); K2: Konsentrasi 50% ( 150 ml ekstrak daun kelor + 150 ml air ); K3: Konsentrasi 75% ( 225 ml ekstrak daun kelor + 75 ml air ). Pada penelitian ini ada 4 (empat) perlakuan dan 4 (empat) ulangan sehingga terdapat 16 petak/unit percobaan. Hasil dari penelitian ini adalah : 1) Konsentrasi ekstrak daun kelor dapat mempengaruhi tinggi tanaman selada umur 1 minggu, 2 minggu, dan 4 minggu;  jumlah daun tanaman selada umur 2 minggu, 3 minggu dan 4 minggu; dan bobot segar tanaman selada. dan 2) Konsentrasi ekstrak daun kelor yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman selada adalah konsentrasi K2 (konsentrasi 50%).

Kata kunci : konsentrasi, ekstrak daun kelor, selada


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.35334/jpen.v2i1.1493

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J-Pen Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian

      P-ISSN/E-ISSN :                                                           Affiliation :

                           


Creative Commons License
All publications in J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.