ANALISIS PETANI JAGUNG DALAM MEMANFAATKAN SARANA PRODUKSI DI DESA PILOMONU KECAMATAN MOOTILANGO KABUPATEN GORONTALO

Yusriyah Atikah Gobel, Moch. Muchlis Djibran, Abdul Kadir G. Djamil

Abstract


ABSTRACT
The purpose of this study was to determine the production facilities used by corn farmer groups and the behaviour of farmer group members in utilising production facilities in Pilomonu village, Mootilango district, Gorontalo district. The results showed that the production facilities used by farmer groups in Pilomonu Village, Mootilango Subdistrict, were considered very good, namely the use of superior seeds could increase productivity. Seeds were the decisive stage in the entire cycle of agricultural activities. The dose, time, and method of using fertilisers affected the productivity of corn plants. OPTs and pests can reduce the productivity of agricultural crops. The need for pesticides must be in accordance with the area of land planted. The dose, time, and method of using pesticides affect the productivity of corn plants. Recognizing signs of plants that are lacking sufficient excess pesticides is knowledge that must be owned by farmers. Agricultural mechanisation can increase farm productivity. Seeds, fertilizers, pests and pesticides, as well as agricultural mechanization, are good for increasing corn production facilities in Pilomonu Village
Key words: Behavior, Corn , Farmers, Means Of Production.

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sarana produksi yang dimanfaatkan kelompok tani jagung dan perilaku anggota kelompok tani dalam memanfaatkan sarana produksi di desa Pilomonu Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana produksi yang dimanfaatkan kelompok tani di Desa Pilomonu Kecamatan Mootilango yang dianggap sangat baik yaitu penggunaan benih unggul dapat meningkatkan produktivitas, benih merupakan tahap menentukan dalam seluruh siklus kegiatan pertanian, dosis, waktu dan cara penggunaan pupuk berpengaruh terhadap produktivitas tanaman jagung, OPT/hama dapat menurunkan produktivitas tanaman pertanian, kebutuhan pestisida harus sesuai dengan luas lahan yang ditanami, dosis, waktu dan cara penggunaan pestisida berpengaruh terhadap produktivitas tanaman jagung, mengenali tanda-tanda tanaman yang kurang, cukup, kelebihan pestisida merupakan pengetahuan yang harus dimiliki petani dan mekanisasi pertanian dapat meningkatkan produktivitas usahatani.Benih, pupuk, OPT dan pestisida serta mekanisasi pertanian tergolong baik untuk meningkatkan sarana produksi tanaman jagung di Desa Pilomonu.
Kata kunci:  Jagung, Perilaku, Petani, Sarana Produksi.

Full Text:

PDF

References


Aldillah R. 2016. Kinerja pemanfaatan mekanisasi pertanian dan implikasinya dalam upaya percepatan produksi pangan di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi 34 (2): 163-177.

Amarae D, Endalew W. 2016. Agricultural mechanization: Assesment of mechanisation impact experiences on the rural population and the implications for ethiopian smallholders. Enggineering and Aplied Sciences 1 (2): 39-48.

Basu D, Nandi AK. 2014. Farm mechanisation and rationality of labour use in Indian agriculture: A frontier analysisi of cost of cultivation data. Indian Journal of Agricultural Economics, Indian Society of Agricultural Economics 69 (3): 1-11.

CABI. 2019. Spodoptera frugiperda (Fall Armyworm). https:// www.cabi.org/ ISC/fallarmy worm

Dewanto FG, Londok JJMR, Tuturoong RAV, Kaunang WB. 2013. Pengaruh pemupukan anorganik dan organik terhadap produksi tanaman jagung sebagai sumber pakan. Zootek 32 (5): 1-8.

Hamrat MB. 2018. Pengaruh pengetahuan, keterampilan, dan sikap terhadap penerimaan teknologi budidaya organik. [Skripsi]. Universitas Hasanuddin, Makassar.

Lubis AAN, Anwar R, Soekarno BPW, Istiaji B, Sartiami D, irmansyah, herawati D. 2020. Serangan ulat grayak jagung (Spodoptera frugiperda) pada tanaman jagung di Desa Petir, Kecamatan Daramaga, Kabupaten Bogor dan potensi pengendaliannya menggunakan Metarhizium rileyi. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat 2 (6): 931-939.

Pratiwi ER, Sudrajat S. 2012. Perilaku petani dalam mengelola lahan pertanian di kawasan rawan bencana longsor (Studi kasus Desa Sumberejo Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah). Jurnal Bumi Indonesia 1 (3): 355-362.

Purwantini TB, Susilowati SH. 2018. Dampak penggunaan alat mesin panen terhadap kelembagaan usaha tani padi. Analisis Kebijakan Pertanian 16 (1): 73-88.

Pusparini PG, Yunus A, Harjoko D. 2018. Dosis pupul NPK terhadap pertumbuhan dan hasil jagung hibrida. Agrosains 20 (2): 28-33.

Ratnawati C. 2020. Mekanisasi usahatani padi di Kecamatan Sananwetan Kota Blitar. Magister Agribisnis 20 (1): 1-13.

Sultan MSDB, Antara M. 2016. Analisis pendapatan usahatani jagung manis pada kelompok tani Sukamaju I di desa Bulupontu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Jurnal Agrotekbis 4 (3): 335-342.




DOI: https://doi.org/10.35334/jpen.v5i1.2366

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian

      P-ISSN/E-ISSN :                                                           Affiliation :

                           


Creative Commons License
All publications in J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.