ANALISIS STRUKTUR BIAYA DAN PEMASARAN USAHATANI JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccharata)
Abstract
Komoditas jagung manis memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan, namun terdapat berbagai permasalahan dalam sistem agribisnis usahatani jagung manis yaitu lemahnya keterkaitan antar subsistem hulu sampai ke hilir seperti distribusi dan penyediaan faktor produksi, proses produksi pertanian, pengolahan dan pemasaran serta risiko pada pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya, saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata) di Kota Tarakan. Responden diperoleh berdasarkan metode purposive sampling dari para petani jagung manis di Kota Tarakan berjumlah 112 orang. Analisis data untuk menjawab permasalahan yang ada meliputi analisis struktur biaya, saluran pemasaran, margin pemasaran, farmer’s share dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan biaya variabel memberi kontribusi tertinggi terhadap total biaya produksi sebesar 61,39% dibandingkan biaya tetap sebesar 38,61%, dengan persentase tertinggi adalah biaya tenaga kerja dan biaya pupuk. Adapun saluran pemasaran terdiri dari 2 saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran yang melibatkan 1 lembaga pemasaran yaitu pedagang pasar ke konsumen dan saluran pemasaran yang melibatkan 2 lembaga pemasaran yaitu pengepul dan pedagang pasar. Saluran pemasaran 1 dan 2 termasuk kategori efisien berdasarkan nilai farmer’s share yaitu 82% untuk saluran 1 dan 72% untuk saluran ke 2.
Kata kunci: struktur biaya, pemasaran, jagung manis
Full Text:
PDFReferences
Faisal, A. (2015). Kajian Struktur Biaya dan
Profitabilitas Pada Penerapan PTT Padi dan
Jagung Di Provinsi Sulawesi Selatan. 661–
Hanafie, R. (2010). Pengantar Ekonomi Pertanian.
CV Andi Offset.
Hutasoit, R. I., Setyowati, N., & Chozin, M. (2020).
Pertumbuhan Dan Hasil Delapan Genotipe
Jagung Manis Yang Dibudidayakan Secara
Organik Di Lahan Rawa Lebak. Jurnal IlmuIlmu Pertanian Indonesia, 22(1), 45–51.
https://doi.org/10.31186/jipi.22.1.45-51
Istiyanti, E. (2010). Efisiensi Pemasaran Cabai
Merah Keriting Di Kecamatan Ngemplak
Kabupaten Sleman. Jurnal Pertanian
MAPETA, XII(2), 72–144.
Kai, Y., Baruwadi, M., Tolinggi, W. K., Agribisnis,
J., Pertanian, F., Gorontalo, U. N., Pertanian,
F., & Gorontalo, U. N. (2016). Analisis
Distribusi Dan Margin Pemasaran Usahatani
Kacang Tanah Di Kecamatan Pulubala
Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA : Jurnal
Ilmiah Agribisnis, I(1), 71–78.
Rente, A. (2015). Faktor-Faktor Produksi Sistem
Penguasaan Lahan Di Daerah Sentra Usahatani
Padi. Agribis, 4(2), 109–123.
Sirajuddin, M., & Sri, A. L. (2010). Respon
Pertumbuhan Dan Hasil Jagung Manis (Zea
mays saccharata) Pada Berbagai Waktu
Pemberian Pupuk Nitrogen dan Ketebalan
Mulsa Jerami. J. Agroland 17 (3) : 184 - 191,
(3), 1–8.
Soekartawi. (2002). Analisis Usahatani. UI Press,
Jakarta.
Sudiyono, A. (2004). Pemasaran Pertanian.
Universitas Muhammadiyah Malang.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wahyuni, E., Kasmiati, Sutrisno, A., & Rahajeng,
G. Y. (2021). Risk analysis model of sweet
corn production using z-score and value at risk
methods. IOP Conference Series: Earth and
Environmental Science, 748(1).
https://doi.org/10.1088/1755-
/748/1/012014
DOI: https://doi.org/10.35334/jpen.v5i2.2737
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian
P-ISSN : E-ISSN : In Collaboration With :

All publications in J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
