KEANEKARAGAMAN JENIS RUSA Cervus sp. dan Axis sp. DI BUKIT WARUWANGI, KABUPATEN SERANG, BANTEN

Adira Cahyani, Mulya Utari, Ranisah Ranisah, Reza Amalia

Abstract


Rusa merupakan hewan mamalia yang terdiri dari beberapa spesies. Spesies rusa yang ada di Indonesia misalnya rusa timor (Cervus timorensis), dan rusa totol (Axis axis). Setiap jenis rusa memiliki karakteristik atau ciri masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis rusa yang ada di Wisata Agro Bukit Waruwangi Kabupaten Serang. Sampel yang digunakan adalah 11 ekor rusa Timor dan 3 ekor rusa totol yang dipelihara pada dua penangkaran di bukit Waruwangi, Kabupaten serang. Metode yang digunakan adalah metode observasi yaitu dengan  mengamati warna rambut, bentuk tanduk, pakan, lingkungan penangkaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara rusa timor dan rusa totol. Secara morfologi rusa timor memiliki warna rambut kuning kecoklatan, sedangkan pada rusa timor memiliki warna coklat terang dengan corak putih ditubuhya. Selain itu, bentuk tanduk rusa totol keras, dan runcing dibagian ujung tanduknya atau disebut tanduk keras, dan pada rusa timor terdapat dua jenis tanduk rusa yaitu tanduk keras dan pedicle. Jenis pakan rusa totol dan rusa timor yaitu ranting muda dan dedaunan. Sistem pemeliharaan rusa timor dan rusa totol pada dua kawasan penangkaran di bukit Waruwangi Kabupaten Serang, merupakan penangkaran yang semi terkurung (mini ranch) di padang savana atau padang rumput yang terjaga sanitasinya.


Full Text:

PDF

References


Bowling AT, Ruvinsky A.(2000). The Genetics of the Horse. London : CABI Publishing.

Duckworth, J.W., Kumar, N.S., Anwarul Islam, M., Sagar Baral, H. & Timmins, R. 2015. Axis axis. The IUCN Red List of Threatened Species 2015: e.T41783A22158006. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2015-

Elfrida., Sri, J & Novita, R. (2019). Aktivitas Harian Rusa Tutul (Axis Axis) Pada Lahan Konservasi Di Hutan Kota Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa. Jurnal Biotik. 7 (1), 8-17.

Gusmalinda, Rita et al. (2018). Perilaku Sosial Rusa sambar dan Rusa Totol di Kandang Penangkaran PT Gunung Madu Plantations Lampung Tengah. Jurnal Sylva Lestari. 6(1): 74-84

Hedges, S., Duckworth, J.W., Timmins, R., Semiadi, G. & Dryden, G. 2015. Rusa timorensis. The IUCN Red List of Threatened Species 2015: e.T41789A22156866. https://dx.doi.org/10.2305/IUCN.UK.2015-2.RLTS.T41789A22156866.en. Downloaded on 02 December 2021

Handarani R.(2006). Pola dan siklus pertumbuhan ranggah rusa timor jantan (Cervus timorensis). Jurnal Agribisnis Peternakan. 2 (1): 28-35.

Hardjosubroto W.(1994). Aplikasi Pemuliabiakan Ternak di Lapangan. Jakarta : Gramedia Widiasarana Indonesia.

Idris I, Moin S, Sulah S, Jiwan D.(2000). Some physical characteristics of sambar deer Maharadatunkamsi Et Al. (2020). Status Konservasi Dan Peran Mamalia di Pulau Jawa. Jakarta: Lipi Press.

Mustari, A. H., Hadi, S & Fadhilah, I. M. (2011). Keanekaragaman Jenis Mamalia Di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Sulawesi Selatan. Media Konservasi. 16 (3), 156-161.

(Cervus unicolor). Pertanika J Trap Agric Sci. 23(1): 55-59.

Maha, I., T., Rizky, Y., M.M Filphin., A., A, Yulfia, N., S.(2021). Karakteristik Morfologi Rusa timor (Rusa timorensis) dengan Pemeliharaan Ex Situ di Kota Kupang. Jurnal ACTA VETERINARIA INDONESIANA. 9(1): 1-13.

Purba et al. (2021). Metode Penelitian Ekonomi. Medan: Yayasan kita menulis

Semiadi G. 1997. Karakteristik ranggah pada rusa timorensis (Cervus timorensis). Biota. 2 (2):82 – 87.

Suyanto A.(2002). Mamalia di TNGH Jawa Barat. BPCJICA.Bogor.

Susilorini, T. E., Manik, E & Muharlien. (2007). Budidaya 22 Ternak Potensial. Depok : Penerbar Swadaya.

Semiadi, Gono dan Nugraha, Purna Taufiq R. (2004). Panduan Pemeliharaan Rusa Tropis. Bogor: Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetuan Indonesia Bogor.

Sayektiningsih, T., Atmoko, A., & Ma’ruf, A. (2014). Persepsi Masyarakat Terhadap Pembangunan Penangkaran Rusa Sambar (Cervus Unicolor Kerr, 1792) Di Khdkt Samboja, Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Hutan Dan Konservasi Alam. 11(2), 143– 153.

Takandjanji M. Garsetiasih R.(2002). Pengembangan Penangkaran Rusa Timor (Cervus timorensis) dan Permasalahannya di NTT. Proseding Seminar Nasional Bioekologi dan Konservasi Ungulata. Bogor.

Takandjanji M.(2014). Teknik Penangkaran Rusa Timor (Rusa timorensis). Pusat Litbang Konservasi dan Rehabilitasi. Jakarta.: Badan Litbang Kehutanan, Kementerian Kehutanan




DOI: https://doi.org/10.35334/bjbe.v5i2.4091

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Contact Person :

Dewi Retnaningati, S.Pd., M.Sc.
Biology Education Departement

Faculty of Teacher Training and Education
University of Borneo Tarakan
Amal Lama St. No. 1
Tarakan City, North Kalimantan, Indonesia
Mobile Phone (Telp./WA): 082313986329

INDEXING BY:

 Dimensions CrossrefGoogle Scholar Garuda